Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

AKD Terbentuk, Saatnya DPRD Bekerja Sesuai Tupoksi

FOTO BERSAMA: Juru Bicara Fraksi Partai Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan (dua dari kanan) foto bersama dengan sejumlah pengurus sayap Partai Golkar dalam sebuah acara, belum lama ini. DOK/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pasca ditetapkannya pimpinan dan anggota Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Bekasi, dimana Partai Golongan Karya (Golkar) yang memiliki delapan kursi di parlemen tersebut, tidak satupun mendapatkan posisi sebagai pimpinan.

Sehingga, tidak bisa dipungkiri, jika kondisi perpolitikan di Kota Bekasi sempat memanas. Namun menurut Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan, meski ada yang berupaya memanaskan situasi politik oleh sejumlah pihak, tapi dirinya memastikan hubungan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota, Tri Adhianto serta partai koalisi baik-baik saja, bahkan tetap harmonis.

”Memang dalam situasi seperti itu ada yang berusaha menggiring opini untuk memecah belah. Akan tetapi, pada kennyatannya mereka baik-baik saja dan tetap harmonis,” ujar pria yang akrab disapa Buluk ini kepada Radar Bekasi, Selasa (8/10).

Ia meyakini, dinamika politik pada saat memperebutkan posisi AKD itu bukan sesuatu yang harus dibesar-besarkan.

”Itukan hanya dinamika politik saja, dan sudah biasa terjadi, yang mana di DPRD itu kolektif kolegial. Semua memiliki peran, dan yang pasti untuk kepentingan masyarakat Kota Bekasi. Toh, di eksekutifnya juga berjalan beriringan. Bang Pepen dan Mas Tri sudah berbagi peranan dan tugasnya di ekskutif. Komunikasi mereka juga baik, begitupun dengan partai-partai koalisi yang mengusung mereka saat pilkada lalu,” tegasnya.

Buluk berharap, kondisi yang harmonis seperti ini harus tetap dijaga demi lancarnya roda pemerintahan di Kota Bekasi. ”Harus dibangun budaya kultur yang harmonis. Itu akan lebih baik,” sarannya.

Dia juga mengimbau, setelah terbentuk dan terpilihnya pimpinan AKD, legislatif harus segera melakukan tugas pokok sesuai fungsi nya (tupoksi) di DPRD, karena masyarakat Kota Bekasi sudah menunggu action dari legislatif yang dipilihnya.

”Kan AKD sudah terbentuk, sehingga tidak perlu ada lagi yang dipersoalkan. Lebih baik saat ini kerja maksimal untuk masyarakat Kota Bekasi,” terangnya.

Mantan jurnalis ini menambahkan, interaksi politik yang kondusif dapat memastikan lancarnya roda pemerintahan. Sehingga tujuan keberhasilan pembangunan sesuai visi misi Kota Bekasi segera bisa diwujudkan.

Sebagai mitra kerja Pemerintah, DPDR Kota Bekasi, harus punya komitmen untuk bersama membangun daerah sesuai tupoksi legislatif, yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan.

“Kami sangat mengapresiasi capaian dan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot). Baik dari pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia serta yang lainnya,” tutup Buluk. (dan)

The post AKD Terbentuk, Saatnya DPRD Bekerja Sesuai Tupoksi appeared first on RADAR BEKASI.