Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Golkar Irit Bicara soal Kursi Wabup

Radarbekasi.id – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bekasi irit bicara soal pengisian jabatan wakil bupati Bekasi. Mereka menyerahkan proses tersebut ke Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Ketua Fraksi Partai Golkar, Asep Surya Atmaja mengatakan, dia belum dapat memastikan apakah bupati akan menyerahkan dua nama calon wakil bupati Bekasi sesuai jadwal. ”Kita tunggu nanti deh, kan sudah dijelasin di tatib (tatatertib),” kata Asep usai melakukan paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Jumat (29/11).

Menurut dia, saat ini pihaknya masih menunggu partai koalisi menyerahkan rekomendasi ke bupati. Walaupun diketahui bahwa rekomendasi dari Partai PAN dan Partai Golkar sudah diserahkan ke bupati.

”Panlih itu tetap tergantung dengan partai koalisi mengajukan berapa nama, misalkan masih ada tiga nama tidak bisa. Jadi untuk wakil bupati kita serahkan kepada partai koalisi yang lain, bukan hanya Golkar,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Novi Yasin, tidak mau bicara banyak mengenai pemilihan wakil bupati Bekasi. Novi mengaku tidak mau ikut campur. ”Saya enggak mau ngomong kalau mengenai panlih maupun wakil bupati,” tuturnya.

Sebelumnya, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi meminta Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, segera menyerahkan dua nama cawabup ke Panlih DPRD Kabupaten Bekasi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bekasi, Roy Kamarulah.

”Bupati harus menyerahkan dua nama cawabup sesuai waktu yang sudah ditentukan, karena rekom (rekomendasi) dari PAN dan Golkar sudah diserahkan ke bupati, sesuai aturan itu sudah memenuhi persyaratan 20 persen,” ujarnya beberapa waktu lalu, Rabu (27/11).

Sementara itu, Ketua Panlih DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim mengatakan, dia akan melaporkan ke ketua DPRD untuk diteruskan ke Gubernur dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) jika bupati tidak menyerahkan rekomendasi sampai dengan waktu yang ditentukan.

”Panlih tidak bisa berbuat apa-apa, paling nanti kita laporkan ke pimpinan dewan, agar bisa diteruskan ke gubernur perihal bupati tidak menyerahkan dua nama. Kita bekerja sesuai tatib,” tuturnya.

Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, jadwal tahapan sudah pemilihan wakil bupati sudah disusun. Tahapan awal sudah dimulai pada 8 November 2019 lalu.
”Tahapan sudah ada semua, sampai waktu pemilihan wakil bupati tanggal 23 Desember 2019. Kalau jadwal bupati mendaftarkan dua nama cawabup tanggal 18 sampai 19 Desember,” katanya.

Dia menyampaikan, rekomendasi cawabup yang harus didaftarkan bupati harus disertakan persetujuan dari pimpinan partai politik di tingkat pusat.
”Harus menyertakan keputusan pimpinan Partai Politik tingkat pusat tentang persetujuan dan dokumen persyaratan Wakil Bupati bersangkutan,” tuturnya. (pra)

The post Golkar Irit Bicara soal Kursi Wabup appeared first on RADAR BEKASI.