Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Insentif RT/RW Terancam Distop

Radarbekasi.id – Dana Insentif untuk ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) di Kota Bekasi terancam diberhentikan. Hal itu dilakukan karena terbentur dengan keterbatasan keuangan daerah pada taun 2019 ini.

Bahkan, selama tiga bulan terakhir sejumlah ketua RT di Kota Bekasi mengaku belum menerima intensif tersebut. Berita rencana akan dihapusnya dana insentif untuk RT/RW di Kota Bekasi pun menjadi pertanyaan bagi pengurus RT maupun RW.

”Saya mau tau yang jelas juga, para pelayan masyarakat terbawah diantaranya RT/RW dan para kader Posyandu ngeluh tunjangan operasionalnya mulai tersendat pasca pemilihan Walikota. Bahkan beberapa bulan ini ada yang belum turun,” kata salah seorang ketua RT yang enggan menyebutkan namanya ini, Rabu (10/7).

Ketua RT di kelurjahan Arenjaya ini mengaku, mendengar kabar tersebut dari beberapa rekannya. Belakangan ia mendengar kembali kabar tersbut berasal dari kader Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) dilingkungannya.

Selain itu, dia juga mengaku pada akhir tahun 2018, tepatnya bulan Desember dana insentif tersebut tidak diterima sama sekali untuk bulan tersebut, tidak jelas alasannya. ”Tapi saya belum percaya karena suratnya dari Sekda belum ada. Kita tunggu saja nanti kejelasannya, info yang sebenarnya,” imbuhnya.

Penuturan serupa juga disampaikan oleh ketua RW di kecamatan Jatiasih. Dia mengaku tiga bulan terakhir insentifnya belum kunjung diterima. ”Semua dikasih, transfer ke rekening ketua RT dan RW, tiap habis tandatangan LPJ, tiga bulan ini belum keluar karena baru tandatangan LPJ tiga minggu lalu,” katanya.

Meskipun masih aktif bekerja, namun ia sendiri tetap menunggu insentif tersebut sebagai penghargaan atas pengabdiannya dilingkungan sekitar. Dirinya berharap Pemerintah Kota lebih memperhatikan pembangunan dilingkungan warga agar merata sesuai dengan pengajuan kebutuhan dimasing-masing lingkungan. Selain itu juga insentif dapat diberikan tepat waktu dan ditambah sesuai dengan janji Walikota Bekasi beberapa tahun lalu yakni Rp1,5 juta dan untuk RW sebesar Rp2 juta untuk RW.

Sementara itu Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Imam Yahdi mengakui jika selama tiga bulan terakhir pemerintah Kota Bekasi belum memberikan insentif kepada ketua RT dan RW.

”Jadi kalau kepending ya memang sekarang masih ke-pending, pembayaran sampai Maret atau April yang sudah dibayar,” katanya.

Dia menegaskan, pencairan dana insentif ini akan dilakukan, namun masih menunggu ketersediaan anggaran di Pemerintah Kota Bekasi. ”Ya kita melihat keuangannya dulu,” tegasnya.

Disinggung rencana penghentian insentif RT dan RW, menurutnya rencana tersebut masih dalam tahap kajian. Distop atau tidaknya insentif tersebut akan diputuskan pada saat penyusunan anggaran perubahan tahun 2019 mendatang.

”Memang belum diputus itu, masih di timbang-timbang, nantikan di perubahan di eksekusinya. Sampai sekarang mah belum, Cuma lagi tertunda aja. Untuk kelanjutannya, nanti akan dikaji lebih dalam lagi,” paparnya.

Terpisah, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Chairuman Juwono Putro mempertanyakan adanya keterlambatan pemberian insentif RT dan RW. Karena, anggaran sudah disiapkan tinggal diberikan saja. ”Kenapa bisa terlambat?” tuturnya mempertanyakan.

Menurutnya, jika keterlambatan dan berita akan diputusnya insentif RT/RW tersebut karena alasan efisiensi anggaran, maka hal itu tidak tepat. Pasalnya, selama ini publik sudah mengetahui bahwa insentif tersebut diberikan setiap bulan kepada RT/RW.

Terlebih didalam APDB tahun 2019 ini terdapat alokasi anggaran untuk insentif tersebut. Menurutnya pemerintah Kota Bekasi harus membuka terkait dengan keterlambatan insentif tersebut kepada publik sekaligus berita akan diberhentikannya insentif tersebut jika benar akan diputuskan.

”Pertanyaan dari kita adalah tidak terbuka, Walikota tidak pernah membuka permasalahan keuangan daerah kepada publik, sehingga publik akan bertanya kenapa insentif ini tidak dibayarkan?, masalahnya apa?, di APBD kan sudah ada?,” tegasnya. (sur)

The post Insentif RT/RW Terancam Distop appeared first on RADAR BEKASI.