Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Lima Orang Warga Tambun Tewas

KORBAN MIRAS OPLOSAN :Sejumlah warga berada dikediaman almarhum Nursan alias Kinoy di Desa Mangunjaya Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/4). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Karena ingin kebal dari virus Corona (Covid-19), sejumlah warga Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, tewas usai menenggak minuman keras (Miras) oplosan. Kelima korban yaitu, Kamaludin (25), Andi Wiastanto (35), Nursan (35), Muhammad Amin (38), dan Ali Syahril (29).

Kanit Reskrim Polsek Tambun, AKP Elman mengatakan, kejadian ini berawal saat penjual yang juga menjadi korban Muhammad Amin memberi tahu rekan-rekannya (ke empat korban), bahwa minuman hasil racikan dirinya bisa membuat kebal dari virus Corona.

Mendengar informasi itu, kemudian ke empat rekannya (korban) membeli minuman tersebut dan langsung membawanya ke masing-masing tempat seperti, parkiran SPBU Mangunjaya, parkiran richeese factory, parkiran apotik K.24, dan rumah Ali Syahril (korban).

Setelah selesai minum,  para korban pulang ke rumah masing-masing dan pada keesokan harinya korban mengalami pusing dan muntah. Kemudian pihak keluarga membawa RSUD Cibitung. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

“Jadi tempat minum korban ini beda-beda, ada empat lokasi. Dan titik terakhir kumpul (minum) korban di parkiran SPBU Mangunjaya,” ujarnya saat dimintai keterangan perihal kejadian tersebut, Minggu (5/4).

“Jadi informasi dari warga, si penjual minuman oplosan ini memberi tahu kalau racikannya bisa kebal virus korona,” sambungnya.

Dirinya menyakini, sebenarnya banyak yang minum oplosan hasil racikan Muhammad Amin (korban), mengingat malam itu titik minum tidak hanya satu titik. Hanya saja pihaknya kesulitan mencari siapa saja yang minum, karena tidak ada yang mau mengaku.

“Kita dapatkan 22 plastik minuman setengah liter di SPBU. Saya rasa banyak yang minum tapi tidak ada yang mengaku. Alkohol ini dicampur gingseng dan kratingdeng,” tuturnya.

Elman menegaskan, bahwa alkohol itu tidak bisa membuat seseorang menjadi kebal terhadap virus korona. Dalam persoalan virus Corona ini alangkah baiknya masyarakat mengikuti himbauan pemerintah seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan sebagainya.“Isu alkohol itu bisa mencegah penyebaran virus Corona itu hoax. Masyarakat lebih baik ikuti arahan dari pemerintah dalam persoalan virus Corona ini,” tukasnya. (pra)