Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Pembangunan Overpass A Yani Mendesak

LANJUTAN TOL BECAKAYU: Pekerja berada di lokasi pembangunan tol Becakayu di Saluran Irigasi, Margajaya, Bekasi Selatan, Minggu (14/7). PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku operator pengelola Tol Becakayu akan mulai membangun pier atau tiang tol tersebut diperempatan BCP mulai akhir bulan Juli mendatang. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

Radarbekasi.id – Pembangunan Overpass yang direncanakan melintas Jalan Jenderal Ahmad Yani untuk mengurai kemacetan di simpang pusat Kota Bekasi itu perlu dipercepat.

Pasalnya, sudah masuknya proyek pembangunan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) ke pusat Kota Bekasi, perlu dibarengi dengan pembangunan jalan alternatif.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Susanto mengungkapkan, pembangunan overpass yang direncanakan dibangun oleh pihak KKDM perlu dipercepat guna mencegah masalah lalulintas di simpan Jalan Jenderal Ahmad Yani.

”Kan mereka targetnya akhir tahun ini selasai operasional, kita juga pengennya ini juga selesai (overpass), jangan mikirin proyek aja. Mereka janji sih pembangunan jembatan tiga bulanan, kalau overpass empat sampai lima bulanan,” ungkapnya belum lama ini.

Selain membangun overpass, pengembang proyek tol Becakayu KKDM juga menyetujui untuk membangun jembatan diatas Kalimalang yang menghubungkan antara Jalan M Hasibuan ke Jalan Pengairan atau Jalan M Hasibuan sisi selatan.

Pembangunan tersebut untuk mengalihkan arus pengendara dari simpang M Hasibuan menuju Jalan KH Noer Ali sisi utara.

Untuk membangun jembatan dan overpass tersebut diperlukan izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cisadane dan Bina Marga Pusat. Saat ini kata Idi berdasarkan hasil rapat di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Bekasi sedang dalam tahap perencanaan Detail Engineering Design (DED).

”Kan kemarin mereka sedang ngurus izin ke BBWS Citarum untuk rekomendasi teknis jembatannya sambil mereka menyelesaikan perencanaannya. Di flyover juga gitu, mereka perizinannya dengan Bina Marga pusat sudah final, tinggal nunggu perencanaan saja,” tambahnya.

Rencana tinggi bangunan overpass antara tujuh hingga delapan meter diatas Jalan Jenderal Ahmad Yani. Tinggi overpass ini berubah dari rencana semula setinggi lima meter karena berkenaan dengan rencana akan di tinggikannya jembatan yang berada di jalan tersebut. Pasalnya, kondisi jembatan terlampau dekat dengan permukaan air Kalimalang.

Diketahui sebelumnya rencana pembangunan overpass akan dilakukan pada bulan Januari. Namun hingga saat ini belum terlihat dimulai proses pembangunan tersebut. (sur)

The post Pembangunan Overpass A Yani Mendesak appeared first on RADAR BEKASI.