Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Pengelola Objek Wisata Siap Buka

TEMPAT WISATA: Sepasang kekasih sedang asik berfoto di tempat wisata Kawung 3 dengan menerapkan protokoler kesehatan. AND/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Bekasi menyambut baik kebijakan pemerintah pusat untuk membuka kembali destinasi wisata dan harus mengikuti anjuran pemerintah.

Setelah sektor ekonomi, yakni pusat perbelanjaan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meminta sektor pariwisata mulai bersiap menyambut fase new normal di tengah pandemi virus corona.

“Kami juga sudah mempersiapkan area wisata dengan menerapkan protokoler kesehatan,” ujar pemilik Wisata Kawung 3, Gunawan kepada Radar Bekasi, Kamis (28/5).

Namun kata Gunawan, meski ada rencana untuk membuka tempat wisata-nya, dirinya akan tetap berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Selain itu juga, pihaknya akan terus melestarikan budaya lokal di Kabupaten Bekasi. “Setiap tiga bulan sekali, pada hari Minggu, kami selalu menampilkan budaya lokal, seperti degung, topeng, jaipong,” tutur Gunawan.

Bahkan pihaknya juga akan menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, dan melarang wisatawan yang tidak menggunakan masker masuk.

Sebelum-nya, Presiden Jokowi menyampaikan dalam rapat terbatas yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (28/5), agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) segera beradaptasi dengan situasi terkini setelah pandemi Covid-19.

Jokowi juga berharap, agar pariwisata Indonesia bisa mendongkrak gengsi produk lokal di mata dunia. Kebudayaan lokal pun harus ditonjolkan.

“Saya minta menteri pariwisata menyiapkan program promosi pariwisata dalam negeri yang aman dari Covid-19, termasuk menggencarkan promosi produk-produk lokal dengan atraksi pariwisata,” imbuh Jokowi.

“Tetapi sekali lagi, tolong ini lapangan-nya diikuti dengan ketat sebelum membuka. Sehingga wisatawan, baik domestik maupun dari luar dapat berwisata dengan aman, dan masyarakat bisa produktif, utamanya bagi pelaku-pelaku pariwisata,” saran Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakrta ini juga menyampaikan, agar Kemenparekraf tidak buru-buru untuk membuka tempat wisata. Dan justru saat ini, dijadikan untuk mematangkan strategi promosi dan seluruh tahapan dalam membuka wisata menuju fase new normal.

“Mengenai waktunya kapan, ini tolong betul-betul tidak usah tergesa-gesa. Tetapi, tahapan-tahapan yang tadi saya sampaikan harus dilalui dan dikontrol dengan baik,” tutup Jokowi. (and)