Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Sidang Sengketa Pileg, Pemohon Tawarkan Tiga Alternatif

BACA JAWABAN: Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari (tengah) sedang membacakan jawaban saat proses sidang ketiga terkait gugatan sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konsitusi (MK), Senin (7/10). IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Dalam sidang sengketa Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang memasuki hari ketiga, DPD Nasdem sebagai pemohon menghadirkan tiga saksi dan menyerahkan alat bukti, Senin (7/10).

”Saat sidang ketiga penyerahan alat bukti dan keterangan saksi, kami menyiapkan tiga orang saksi, mulai dari PPK dan KPU,” ujar Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bekasi, Teten Kamaludin kepada Radar Bekasi, Selasa (8/10).

Ia menjelaskan, dalam sidang yang dimulai pukul 14:00 sampai 16:00 WIB itu, pihaknya juga menghadirkan bebebarapa barang bukti terkait surat menyurat antara DPD Nasdem dengan Bawaslu Kabupaten Bekasi dan KPU RI, kemudian fakta foto dan rekaman video saat proses pelaksanaan penyandingan data di KPU Kabupaten Bekasi.

”Dari keterangan saksi dan alat bukti yang ada, kami sangat optimis jika Majelis Hakim MK akan mengabulkan gugatan ini,” kata Teten.

Menurutnya, dalam gugatan sengketa Pileg tersebut, DPD Nasdem sebagai pihak pemohon ada tiga alternatif yang ditawarkan, pertama agar perolehan suara di Desa Telaga Murni dihilangkan, kedua dilakukan pemilihan ulang, dan ketiga penghitungan surat suara ulang.

”Yang jelas, dari tuntutan kami itu ada tiga alternatif yang ditawarkan. Tapi untuk sidang ke empat atau pembacaan keputusan belum ditentukan jadwalnya,” ucap Teten.

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Bekasi, Wahab Habieby menuturkan, dalam sidang ketiga pemeriksaan saksi yang diajukan pihak pelapor, KPU RI hanya sebatas memberikan tanggapan mengenai keterangan saksi dari pelapor, melalui ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin.

”Sidang ketiga ini KPU RI hanya memberi tanggapan saja. Intinya KPU membantah kesaksian yang disampaikan oleh para saksi, yang menyebutkan bahwa dokumen C1 plano tidak lengkap. Padahal C1 plano ada,” klaim Wahab saat dihubungi melalui telepon.

Lanjutnya, dalam sidang ketiga ini, KPU menghadirkan alat bukti berupa seluruh surat yang dikeluarkan KPU RI terkait tindak lanjut keputusan MK, lalu berita acara yang dibuat KPU Kabupaten Bekasi seputar penyandingan data, mulai dari berita acara nomor 44 sampai 53. Kemudian dokumen rekap DAA Desa Telaga Murni, DA Cikarang Barat, dan DB yang merupakan hasil penyandingan.

”Setelah ini, majelis akan memberitahukan kapan jadwal pembacaan putusan. Jadi, kami masih menunggu pemberitahuan dari MK. Berdasarkan hasil sidang ketiga, secara prinsip tentu kami berharap majelis bisa memutuskan permasalahan ini seadil-adilnya, apa lagi kasus ini sebelumnya pernah disindangkan di MK,” tukas Wahab. (pra)

The post Sidang Sengketa Pileg, Pemohon Tawarkan Tiga Alternatif appeared first on RADAR BEKASI.